Rumus Keliling Lingkaran

Rumus Keliling Lingkaran

Bagaimana cara menghitung rumus keliling lingkaran ? Pada dasarnya, setiap bangun datar memiliki ciri tersendiri.

Dengan begitu cara menghitung luas dan keliling bangun datar tersebut akan selalu berbeda antara bangun datar yang satu dengan bangun datar yang lain.

Demikian juga dengan menghitung keliling lingkaran dan juga luas lingkaran. Akan tidak sama dengan menghitung bangun datar yang lain. Nah, disini kita akan bahas secara lengkap informasinya untuk Anda.

Pengertian Lingkaran

Lingkaran merupakan gambar dua dimensi yang mendeskripsikan bahwa gambar dua dimensi ini tidak memiliki sudut. Atau bisa dikatakan bahwa lingkaran merupakan bangun datar yang tidak memiliki sudut.

Tidak seperti bangun datar dua dimensi yang lain, lingkaran adalah satu – satunya bangun datar yang sangat unik. Hal tersebut karena bangun datar ini tidak memiliki sudut sehingga modelnya tidak terhingga.

Jika Anda lipat maka akan mendapatkan lipatan tak terhingga juga. Lingkaran sendiri memiliki beberapa bagian. Bagian dari lingkaran sangat penting Anda tahu agar ketika akan menghitung rumus luas dan keliling lingkaran, Anda sudah tahu polanya.

Bagian – bagian lingkaran meliputi :

  • Pusat lingkaran : pusat lingkaran merupakan titik tengah yang memiliki jarak sama dari bagian titik paling luar.

Jadi jika Anda mengukur titik tengah lingkaran atau biasa disebut dengan pusat lingkaran dengan titik paling luar apa saja maka pada akhirnya jarak yang didapatkan adalah sama.

  • Jari – jari lingkaran : merupakan jarak dari bagian pusat lingkaran menuju ke titik paling luar bangun datar lingkaran.
  • Diameter lingkaran : merupakan titik potong dari titik luar lingkaran yang melewati titik pusat lingkaran dan nantinya akan membentuk sebuah garis lurus. Atau dengan kata lain diameter lingkaran sering disebut sebagai 2 ukuran jari – jari lingkaran.

Cara Menghitung Rumus Keliling Lingkaran

Cara Menghitung Keliling Lingkaran

Ada dua metode dalam perhitungan keliling lingkaran. Metode yang pertama adalah menghitung keliling lingkaran dengan menggunakan rumus diameter. Metode yang kedua adalah menghitung keliling lingkaran dengan menggunakan rumus jari – jari.

Mengenai seperti apa cara menghitungnya dengan kedua metode tersebut dapat Anda simak dan pahami dalam uraian berikut ini :

Menggunakan Diameter

Jika jari – jarinya diketahui atau diameter diketahui dalam sebuah soal maka rumus mencari keliling lingkaran bisa menggunakan rumus diameter ini. Rumus menghitung keliling lingkaran dengan menggunakan diameter sebagai berikut :

Keliling lingkaran = π (phi) x d (diameter)

Keterangan :

  • Π (phi) = 22/7 atau 3,14
  • D (diameter) = satuannya tergantung soal. Biasanya menggunakan satuan cm (centimeter) atau m (meter)

Jika suatu bangun datar sudah diketahui diameternya, maka menghitung keliling lingkaran akan lebih mudah.

Sebagai contoh :

Berapakah keliling suatu bangun datar lingkaran jika memiliki diameter sebesar 6 meter?

Jawab :

Keliling = π (phi) x d (diameter)

Keliling = 3,14  x 6 m

Keliling = 18,84 m

Jadi diketahui bahwa keliling bangun datar lingkaran yang memiliki diameter 6 meter adalah sebesar 18,84 meter.

Menggunakan Jari – Jari

Sementara jika diameternya tidak diketahui, maka kita menggunakan jari – jari untuk menghitung keliling lingkaran. Rumus yang digunakan yaitu :

Keliling lingkaran = 2 x π (phi) x r (jari – jari/ ruji – ruji)

Sementara rumus mencari diameter lingkaran sendiri jika diketahui jari – jarinya adalah 2 x r (jari – jari)

Sebagai keterangan :

  • Π = phi = 22/7 atau 3,14
  • r = jari – jari yang satuannya tergantung soal. Biasanya menggunakan cm (centi meter) atau m (meter)

Sebagai contoh :

Suatu bangun datar lingkaran memiliki jari – jari sebesar 14 cm. Berapakah keliling lingkaran tersebut?

Keliling = 2 x π (phi) x r (jari – jari/ ruji – ruji)

Keliling = 2 x 22/7 x 14

Keliling = 88 cm.

Lho, mengapa π (phi)  pada soal kali ini yang digunakan berbeda dengan yang sebelumnya?

Satu hal yang Anda harus tahu bahwa jika jari – jari atau diameter lingkaran yang diketahui merupakan kelipatan 7, maka Anda perlu menggunakan π (phi) = 22/7.

Akan tetapi jika jari – jari atau diameter lingkaran yang diketahui bukan merupakan kelipatan dari 7 maka Anda perlu gunakan π (phi) = 3,14.

Selain Rumus Keliling Lingkaran, kami juga membahas tentang Rumus Luas Segitiga dan Kelilingnya

Contoh Soal Rumus Keliling Lingkaran

Di bawah ini kami sediakan beberapa contoh soal yang bisa Anda pelajari untuk memecahkan masalah keliling sebuah bangun datar lingkaran.

Contoh soal 1 :

Berapa keliling lingkaran jika diameternya adalah 40 cm?

Jawab :

Keliling = π (phi) x diameter

Keliling = 3,14 x 40

Keliling = 125,66

Jadi keliling dari bangun datar lingkaran tersebut adalah sebesar 125,66 cm

Contoh soal 2 :

Hitung keliling lingkaran dengan jari – jari sebesar 20 cm!

Jawab :

Keliling = 2 x π (phi) x r

Keliling = 2 x 3,14 x 20

Keliling = 125,6 cm

Jadi, diketahui bahwa keliling lingkaran adalah sebesar 125,6 cm

Contoh soal ketiga :

Contoh soal ketiga ini berbeda dengan sebelumnya. Jika sebelumnya jari – jari atau diameter lingkaran bukan kelipatan tujuh sehingga π (phi) yang digunakan sebesar 3,14 maka kali ini jari – jari atau diameter lingkaran adalah kelipatan tujuh sehingga π (phi) adalah 22/7.

Hitung keliling lingkaran jika diketahui jari – jari lingkaran sebesar 14 meter!

Jawab :

Keliling = 2 x π (phi) x r

Keliling = 2 x 22/7 x 14

Keliling = 2 x 22 x 2 (karena 14 : 7 = 2, jadi yang 14 dengan 7 dibagi lebih dulu dalam pengerjaannya)

Keliling = 88 meter

Itulah informasi yang kami dapat sampaikan untuk Anda tentang bagaimana rumus keliling lingkaran. Semoga menjadi informasi yang bermanfaat dan menginspirasi Anda.

 

You May Also Like

About the Author: admin