Hewan Omnivora

Ciri ciri utama dari makhluk hidup adalah makan dan pada ilmu biologi ada perbedaan jenis hewan atas dasar makanannya. Jenis jenis hewan itu bisa dikelompokkan menjadi 4 yakni herbivora, karnivora, insektivora dan juga omnivora. Kelompok hewan herbivora adalah hewan pemakan tumbuhan seperti kambing dan kerbau. Sedangkan kelompok insektivora adalah hewan pemakan segala macam jenis serangga. Kemudian ada karnivora yakni hewan pemakan daging dan yang terakhir dan akan kami ulas secara lengkap kali ini adalah hewan omnivora yakni pemakan segalanya.

 

Pengertian Hewan Omnivora

Kata omnivora sendiri diambil dari kara omne dan juga vorare yakni bahasa Latin dengan arti semua atau segala dan juga melahap. Untuk itu bisa disimpulkan jika hewan omnivora merupakan hewan pemakan semua dari mulai tumbuhan hingga hewan.

Di dunia ini, ada begitu banyak jenis hewan omnivora yang bisa ditemukan di alam, menjadi hewan peliharaan atau juga bisa kita lihat di kebun binatang.

 

Ciri Ciri Hewan Omnivora

Seperrti hewan herbivora, karnivora dan juga insektivora, hewan omnivora juga memiliki ciri ciri atau karakteristik yang sangat khas, seperti:

  • Memakan tumbuh tumbuhan dan juga daging.
  • Mempunyai sistem pencernaan yang kompleks.
  • Mempunyai bentuk gigi yang tajam di bagian depan.
  • Mempunyai bentuk gigi yang datar di bagian belakang.

 

Adaptasi Hewan Omnivora

Tidak seperti hewan karnivora atau herbivora, hewan omnivora mempunyai gigi khusus yang bisa digunakan untuk mengkonsumsi daging dan juga tumbuh tumbuhan. Hewan omnivora mempunyai gigi depan yang tajam, gigi seri dan juga gigi taring yang dipakai untuk merobek makanan seperti daging. Selain itu, hewan omnivora juga mempunyai gerahan besar dan datar di bagian belakang mulut yang digunakan untuk menggiling tumbuhan.

 

Fungsi Hewan Omnivora Dalam Rantai Makanan

Seperti herbivora dan karnivora, keberadaan hewan omnivora juga sangat penting di dalam rantai makanan. Makhluk yang berada dalam rantai makanan diklasifikasikan dalam sistem yang dinamakan dengan sistem trofik dan sistem tersebut mempunyai tiga tingkatan.

Level paling atas dari sistem trofik tersebut ditempati oleh omnivora dan karnivora, sedangkan tingkat kedua ditempati oleh hewan herbivora yakni pemakan tumbuhan dan tingkat terakhir ditempati oleh makhluk yang bisa menghasilkan energi sendiri seperti tanaman.

Ketika salah satu level sistem trofik tersebut dihilangkan seperti contohnya hewan omnivora, maka semua level trofik yang berada dibawahnya akan terpengaruh yang disebut dengan cascade trofik.

Hewan omnivora memiliki fungsi untuk membantu mengendalikan populasi hewan dan pertumbuhan vegetasi. Untuk itu jika dihilangkan, maka bisa menyebabkan pertumbuhan vegetasi terlalu berlebihan dan jumlah makhluk apapun yang termasuk dalam makanannya juga akan semakin berlimpah.

 

Contoh Hewan Omnivora

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, ada begitu banyak hewan omnivora yang masih bisa kita temukan sekarang ini dengan sangat mudah dan beberapa diantaranya akan kami jelaskan dalam artikel berikut ini.

 

  • Gorilla

Hewan omnivora pertama adalah gorilla dengan ciri ciri bentuk tubuh yang besar, memiliki gigi tajam dan kedua tangan yang sangat kuat. Gorila ini memiliki kemampuan melompat yang sangat baik untuk memudahkan mereka berburu mencari mangsa ketika lapar.

Sebetulnya, gorilla bukanlah binatang buas, namun ketika sedang lapar atau terganggu dengan hewan lainnya, maka dengan cepat gorilla akan menggigit dan merobek tubuh hewan tersebut lalu memakannya.

Dari hal inilah gorilla bisa dimasukkan ke dalam jenis hewan omnivora karena juga akan makan daging dari hewan lainnya khususnya jika tidak ada tumbuhan di sekitarnya yang bisa dikonsumsi.

 

  • Tikus

Tikus yang dalam bahasa Latin disebut dengan Rattus Argentiventer adalah hewan mamalia yang juga termasuk dalam kelompok hewan omnivora. Tikus adalah hewan kecil rakus yang bisa mengkonsumsi berbagai jenis makanan sepeti sayur, kelapa, ketela dan bahkan makan hewan lainnya dari mulai serangga dan ikan yang hidup di air tawar seperti ikan sawah.

Untuk itulah, tikus masuk dalam kelompok hewan omnivora karena tidak hanya pemakan berbagai jenis tumbuhan namun juga mengkonsumsi beberapa jenis hewan lainnya.

 

  • Musang

Musang yakni hewan berkaki empat yang jika dilihat sekilas tampak seperti kucing ini juga merupakan hewan omnivora. Musang yang tergolong hama ini sangat gemar makan tumbuh tumbuhan yang biasanya ada di sawah.

Namun selain makan tumbuhan, musang juga termasuk hewan omnivora karena juga memakan beberapa jenis hewan lain seperti salah satunya adalah tikus.

 

  • Ayam

Ayam yang merupakan hewan unggas ini juga tergolong menjadi salah satu hewan omnivora yang bisa anda temukan dengan mudah di sekitar anda. Ayam banyak dipelihara karena pakannya bisa ditemukan dengan mudah dari mulai biji bijian hingga tumbuhan.

Selain itu, ayam juga merupakan hewan pemakan hewan lainnya seperti cacing, semut, serangga, laron dan beberapa jens hewan kecil lainnya sehingga bisa dikatakan masuk dalam golongan hewan omnivora.

 

  • Kucing

Kucing yang sering dijadikan hewan peliharaan ini juga termasuk hewan omnivora meski beberapa orang beranggapan jika kucing adalah hewan karnivora yang hanya senang makan daging atau ikan.

Namun sebenarnya, kucing juga sangat menyukai rumput untuk mencukupi kebutuhan gizi kucing itu sendiri. Bahkan untuk negara Indonesia sendiri, kucing juga tidak hanya diberikan makan berupa daging atau ikan, namun juga diberikan pakan berupa nasi yang dicampur dengan makanan kucing lainnya.

 

  • Angsa

Angsa adalah jenis burung raksasa yang lingkungan hidupnya ada di ekosistem perairan. Angsa juga merupakan hewan omnivora karena tidak hanya makan keong, ikan atau serangga, namun juga makan beberapa jenis daun di sekitar perairan.

 

Itulah tadi ulasan dari kami tentang hewan omnivora dari mulai pengertian, fungsi dalam rantai makanan, ciri ciri hingga beberapa contoh hewan yang termasuk omnivora. Semoga bisa menambah informasi anda seputar kelompok kelompok hewan.

You May Also Like

About the Author: Nella Kharisma