Daur Hidup Katak

Katak adalah hewan yang hidup pada dua alam yaitu air dan juga darat yang dalam nama ilmiah disebut dengan amfibi. Katak juga merupakan hewan yang mengalami fase metamorfosis dalam siklus hidupnya. Daur hidup katak diawali dari telur kemudian dilanjutkan dengan beberapa tahap selanjutnya. Agar lebih jelas, silahkan anda simak ulasan dari kami tentang daur hidup katak berikut ini.

 

Daur Hidup Katak

Katak yang merupakan hewan amfibi ini memiliki kulit yang licin dengan beberapa macam warna sepert hijau, merah agak kecoklatan dan bahkan ada juga yang memiliki kulit hitam.

Bagian kulit katak ini berbintik yang daur hidupnya dimulai dari telur kemudian dilanjutkan dengan berudu atau kecebong, katak muda sampai akhirnya menjadi katak dewasa.

 

Fase Telur

Katak adalah hewan yang bisa menghasilkan telur dalam jumlah banyak. Akan tetapi tidak semua telur tersebut akan menetas dan menjadi katak dewasa sebab sangat tergantung dari faktor internal serta faktor eksternal dalam telur katak.

Faktor internal bisa dipengaruhi dai gen induk telur katak. Jika induk katak memiliki gen yangb baik, maka kualitas telur juga akan baik serta tidak mudah rusak.

Tekstur dari telur katak ini berbentuk bulat yang kenyal dan sangat rapuh. Pada bagian dalam telur terdapat kuning telur yang akan digunakan sebagai sumber makanan telur katak.

Sedangkan untuk faktor eksternal bisa dipengaruhi dari arus air, predator dan bahkan juga bisa dipengaruhi oleh manusia. Untuk itulah, air menjadi area yang bagus untuk mengembangbiakkan telur supaya bisa terhindari dari hal yang tidak diinginkan.

Sementara untuk katak yang hidup di pohon, telur yang dihasilkan memiliki cangkang busi untuk melindungi telur dari panas. Sedangkan untuk katak yang hidup di hutan akan meletakkan telurnya di punggung induk jantan yang sekaligus untuk melindungi telur dari predator.

Nantinya, telur telur katak tersebut akan menetas dan berubah menjadi larva katak sekitar 21 hari.

 

Fase Tadpole [Kecebong]

Fase berikutnya dalam daur hidup katak adalah tadpole atau kecebong. Apabila katak sudah berhasil menetas menjadi larva, maka ini disebut dengan tadpole atau kecebong. Kecebong ini masih mengandalkan kuning telur sebagai sumber makanan sampai berusia antara 7 hingga 10 hari berikutnya.

Ketika berusia masih dibawah 7 hari, maka kondisi kecebong ini masih sangat lemah dan organ tubuhnya juga belum terbentuk secara sempurna. Sampai usia 7 hingga 10 hari berikutnya, barulah kecebong ini memiliki organ tubuh sempurna dan bisa mencari makan sendiri yakni alga air.

Pada usia ini, kecebong akan bernafas dengan insang sampai minggu ke-4 dimana insang kecebong akan mulai tertutupi dengan kulit dan masuk ke dalam tubuh. Sesudah itu, kecebong akan secara bertahap berubah menjadi katak muda dan bernafas memakai paru paru serta pertumbuhan gigi yang tipis juga mulai terjadi.

Memasuki minggu ke-6, kecebong mulai berubah menjadi katak karena kaki sudah mulai terbentuk yang berjumlah 4 yakni dua di bagian depan dan dua di bagian belakang dengan ukuran yang lebih panjang.

Pada fase tersebut, katak muda akan makan serangga yang sudah mati di dalam air serta makan tumbuhan karena belum bisa mencari serangga dengan maksimal.

 

Fase Katak Muda

Daur hidup katak pada fase katak muda juga masih mempunyai ekor dari kecebong. Akan tetapi ekor tersebut sangat pendek dan bahkan nyaris tidak terlihat. Katak sudah bisa memakai paru paru untuk bernafas secara permanen dalam fase ini.

Selain itu, pada fase katak muda, katak juga sudah bisa hidup di darat serta menyesuaikan diri dengan makanan serangga karena sudah dapat makan serangga yang hidup.

Proses penyesuaian diri tersebut dilakukan katak supaya nantinya ketika menjadi katak dewasa, mereka bisa mandiri dan terhindar dari bahaya predator serta pemangsa.

 

Fase Katak Dewasa

Daur hidup katak di fase katak dewasa adalah katak yang sudah memasuki usia 12 hingga 16 minggu. Pada fase ini, katak sudah mempunyai bentuk tubuh yang sempurna serta menjadi predator untuk mencari serangga kecil sebagai makanannya.

Katak nantinya akan menghabiskan waktunya sebagian besar di darat serta kembali lagi ke air jika sudah mulai masuk ke masa kawin serta proses bertelur hingga penetasan telur.

Sedangkan predator utama yang menjadi musuh katak karena senang menyantap telur katak adalah biawak, ular, ikan dan beberapa hewan besar lain yang ada di air. Sedangkan katak sendiri juga terancam dengan beberapa predator seperti biawak, elang dan juga ular.

 

Demikian ulasan lengkap dari kami tentang daur hidup katak yang diawali dari telur hingga nantinya berubah menjadi katak dewasa sesudah melewati beberapa fase. Semoga bisa menambah informasi dan dimengerti dengan mudah.

You May Also Like

About the Author: Nella Kharisma